Senin, 29 Oktober 2012

0 Pengelolaan Sampah



Sampah adalah masalah yang sepertinya tidak pernah selesai. Setiap hari selalu saja ada sampah baru teronggok, menyebabkan bau, dan merusak pemandangan.
Sampah terdiri dari 2 jenis      :
1.       Sampah organik.
Sampah organik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan hayati yang dapat didegradasi oleh mikroba atau bersifat biodegradable. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami.
Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa-sisa makanan, pembungkus (selain ketas, karet dan plastik), tepung, sayuran, kulit buah, daun dan ranting.
2.      Sampah Anorganik (non-organik).
Sampah anorganik yakni sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati, baik sebagai produk sintetik maupun hasil pengolahan teknologi bahan tambang, hasil olahan baan hayati dan sebagainya. 
Sampah anorganik dibedakan menjadi :
·        sampah logam dan produk-produk olahanya,
·        sampah plastik,
·        sampah kertas,
·        sampah kaca dan keramik,
·        sampah deterjen,
·        dll.
Daur Ulang Sampah
Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali. Daur ulang dengan menggunakan cara mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi.


v Beberapa sampah atau material yang dapat di daur ulang       
a.      Kertas. Semuajenis kertas dapat didaur ulang, seperti kertas koran dan kardus.
b.      Gelas. Botol kecap, botol sirup, dan gelas / piring pecah dapat digunakan untuk membuat botol, gelas, atau piring yang baru.
c.       Aluminium. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas.
d.   Baja. Baja sisa kontruksi bangunan akan berguna sebagai bahan baku pembuatan baja baru.
e.       Plastik. Limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses lagi menjadi bahan pembungkus (pengepakan) untuk berbagai keperluan. Misalnya, dijadikan tas, botol minyak pelumas, botol minuman, dan botol sampo.
v Sampah yang dapat di  manfaatkan tanpa proses daur ulang
Ø  Ampas Tahu
Ampas tahu bisa digunakan untuk bahan makanan ternak. Limbah tersebut biasanya mengandung gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak.
Ø  Enceng Gondok
Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak. Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan, seperti tas.
Ø  Sampah Organik
Contohnya daun-daunan dan kotoran ternak. Kedua jenis sampah itu dapat dimanfaatkan Sampah ang dapaysebagai pupuk alami bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Keuntungan menggunakan pupuk organik yaitu tidak merusak kesuburan tanah.


Pada intinya, meskipun sampah berkesan kotor tetapi sampah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. Pengolahan sampah secara benar bisa menjadikan sampah menjadi benda ekonomis.
NEXT - Pengelolaan Sampah

Pengelolaan Sampah

Senin, 29 Oktober 2012



Sampah adalah masalah yang sepertinya tidak pernah selesai. Setiap hari selalu saja ada sampah baru teronggok, menyebabkan bau, dan merusak pemandangan.
Sampah terdiri dari 2 jenis      :
1.       Sampah organik.
Sampah organik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan hayati yang dapat didegradasi oleh mikroba atau bersifat biodegradable. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami.
Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa-sisa makanan, pembungkus (selain ketas, karet dan plastik), tepung, sayuran, kulit buah, daun dan ranting.
2.      Sampah Anorganik (non-organik).
Sampah anorganik yakni sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati, baik sebagai produk sintetik maupun hasil pengolahan teknologi bahan tambang, hasil olahan baan hayati dan sebagainya. 
Sampah anorganik dibedakan menjadi :
·        sampah logam dan produk-produk olahanya,
·        sampah plastik,
·        sampah kertas,
·        sampah kaca dan keramik,
·        sampah deterjen,
·        dll.
Daur Ulang Sampah
Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali. Daur ulang dengan menggunakan cara mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi.


v Beberapa sampah atau material yang dapat di daur ulang       
a.      Kertas. Semuajenis kertas dapat didaur ulang, seperti kertas koran dan kardus.
b.      Gelas. Botol kecap, botol sirup, dan gelas / piring pecah dapat digunakan untuk membuat botol, gelas, atau piring yang baru.
c.       Aluminium. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas.
d.   Baja. Baja sisa kontruksi bangunan akan berguna sebagai bahan baku pembuatan baja baru.
e.       Plastik. Limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses lagi menjadi bahan pembungkus (pengepakan) untuk berbagai keperluan. Misalnya, dijadikan tas, botol minyak pelumas, botol minuman, dan botol sampo.
v Sampah yang dapat di  manfaatkan tanpa proses daur ulang
Ø  Ampas Tahu
Ampas tahu bisa digunakan untuk bahan makanan ternak. Limbah tersebut biasanya mengandung gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak.
Ø  Enceng Gondok
Eceng gondok dapat menjadi limbah perairan jika populasinya terlalu banyak. Eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan, seperti tas.
Ø  Sampah Organik
Contohnya daun-daunan dan kotoran ternak. Kedua jenis sampah itu dapat dimanfaatkan Sampah ang dapaysebagai pupuk alami bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Keuntungan menggunakan pupuk organik yaitu tidak merusak kesuburan tanah.


Pada intinya, meskipun sampah berkesan kotor tetapi sampah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. Pengolahan sampah secara benar bisa menjadikan sampah menjadi benda ekonomis.


Followers

Sponsor

 

Nurlia Khamida | Copyright © 2011
Designed by Rinda's Templates | Picture by Wanpagu
Template by Blogger Platform